5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Anak Anak

sakit mata

Klik Sehat – Rasa sakit mata yang menyerang anak-anak bukan hanya mata merah. Ada berbagai jenis masalah mata yang sedang menunggu anak-anak. Agar tidak mengganggu penglihatan anak-anak, temukan berbagai penyakit mata pada anak untuk mencegah dan mengobatinya

Penyakit mata pada anak-anak dan perawatannya

Mata merupakan indera yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena mata tidak hanya digunakan untuk visualisasi, tetapi juga sebagai cara untuk mengeksplorasi dan mempelajari segala sesuatu di sekitarnya.

Menurut halaman Healthy Children’s, ditempatkan di bawah naungan American Academy of Pediatrics, pemeriksaan kesehatan mata anak harus dilakukan secara sistematis sejak lahir.

Ini dilakukan agar orang tua tahu bagaimana indera penglihatan berkembang dan mendeteksi masalah mata pada anak sebelumnya.

Selain mata merah, ternyata banyak penyakit mata pada anak yang umum dan harus diketahui orang tua. Berikut ini adalah daftar gangguan mata pada anak-anak serta perawatan untuk menghilangkan gejala.

1. Astigmatisme

Astigmatisme, juga disebut mata silinder, membuat penglihatan seorang anak kabur ketika dia melihat benda terlalu jauh atau terlalu dekat.

Tidak hanya penglihatan kabur, tetapi masalah penglihatan pada anak-anak juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti sakit kepala dan kelelahan mata ketika mencoba untuk fokus pada penglihatan objek.

Gejala-gejala ini biasanya muncul ketika astigmatisme cukup parah.

Untuk meredakan gejalanya, anak Anda membutuhkan kacamata. Ketika anak telah tumbuh dewasa dan perkembangan matanya sempurna, ia diizinkan untuk melakukan operasi refraktif.

Dokter akan membentuk kembali kornea dengan laser, membuat sayatan kecil atau implan.

2. Penyumbatan saluran air mata

Tidak hanya anak-anak, bahkan saluran air mata bisa tersumbat pada bayi. Penyakit ini terjadi karena bayi dilahirkan dengan saluran air mata yang berkembang sempurna.

Akibatnya, saluran akan menjadi lebih sempit dan busuk dengan mudah.

Penyakit mata ini pada anak-anak menyebabkan infeksi dan pembentukan keropeng di ujung mata. Untungnya, kondisi ini dapat diobati di rumah, misalnya dengan memijat, mengompres air panas, dan memberikan antibiotik jika terjadi infeksi.

Jika bayi memiliki infeksi serius atau berulang, dokter dapat merekomendasikan operasi.

Perawatan ini dilakukan dengan menempatkan intubasi tabung silikon untuk meregangkan saluran lakrimal. Dapat juga dilebarkan dengan kateter balon, yang memompa larutan steril melalui balon ke saluran air mata.

3. Chalazion

Chalazion adalah penyakit mata pada anak-anak yang menyebabkan benjolan di kelopak mata karena pembengkakan kelenjar sebaceous. Kondisi ini sangat umum pada anak-anak dengan masalah kulit, seperti eksim atau rosacea.

Selain muncul benjolan, chalazion akan membengkak kelopak mata, menjadi menyakitkan dan sulit dilihat dengan baik.

Untuk meredakan gejalanya, Anda bisa mengompres mata anak dengan air hangat dan memberikan antibiotik.

4. Hipermetropia

Selain astigmatisme, ini adalah gangguan penglihatan yang cukup umum pada anak-anak. Situasi ini mencegah anak dari melihat benda-benda di sekitarnya dengan jelas, yang sering mengganggu kedipan mata dan koordinasi mata dan tangan.

Hyperopia dapat dihilangkan dengan kacamata cembung (positif). Selain itu, anak-anak juga dapat mengambil perawatan lain, seperti terapi visual dan pembedahan.

5. Miopia

Selain rabun jauh, anak-anak juga mungkin memiliki miopia atau miopia. Gejala termasuk penglihatan kabur ketika melihat benda yang jauh.

Dia sering mendekatkan kepalanya dan menyipitkan matanya ketika dia melihat sesuatu.

Ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa cor. Ditemani dengan pemberian tetes yang mengandung atropin sehingga otot-otot di sekitar mata anak tidak menjadi kaku.

Mengetahui penyakit mata apa yang terjadi pada anak-anak dapat membantu Anda mengobatinya lebih cepat. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mencurigai bahwa anak Anda memiliki gangguan penglihatan.

(Visited 7 times, 1 visits today)
Bagikan artikel ini:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *