#4 Dampak Negatif Junk Food

Klik Sehat – Menurut KBBI, pengertian junk food atau makanan cepat saji adalah makanan yang pengolahannya dan penyajiannya dilakukan dengan serba cepat. Kata makanan cepat saji berasal dari bahasa Inggris, yakni fast food. Makanan apapun yang dapat disiapkan dengan segera sebagai makanan siap saji. Makanan cepat saji pada umumnya merujuk kepada makanan yang dijual di sebuah restoran atau toko dengan persiapan yang berkualitas rendah dan dilayankan kepada pelanggan dalam sebuah bentuk paket untuk dibawa pergi.

Dampak negatif junk food sebagai berikut:

1. Makanan cepat saji pada umumnya tidak baik bagi kesehatan. Hal ini disebabkan karena umumnya makanan cepat saji dapat menyebabkan resiko tekanan darah tinggi, penyakit dengan kolesterol tinggi dan dapat menaikkan berat badan (obesitas).  Merupakan suatu fakta bahwa makanan cepat saji mempunyai kandungan kesehatan yang lebih buruk daripada makanan rumahan, Hal ini dikarenakan makanan cepat saji pada umumnya mengandung nutrisi rendah, dan juga adanya kandungan seperti garam, jenis lemak dan berbagai zat aditif (bahan kimia buatan).

2. Semakin besar jumlah makanan yang dipesan di sebuah restoran makanan cepat saji, maka akan semakin besar pula tagihannya. Hal ini berarti bahwa makan di restoran makanan cepat saji lebih murah apabila hanya untuk satu orang saja. Makan diluar untuk makan makanan cepat saji bersama dengan keluarga sekali-sekali tidak akan menjadi masalah. Namun, sering berkunjung ke restoran cepat saji dengan keluarga besar juga dapat menjadi masalah kantong Anda, selain menjadi tidak sehat.

3. Makan makanan cepat saji sejumlah keluarga menyebabkan kurangnya waktu yang dihabiskan bersama keluarga. Waktu makan keluarga adalah sesuatu yang dianggap sebagai kesempatan bagi semua anggota untuk berkumpul dan berbagi pengalaman mereka.

4. Makan di restoran makanan cepat saji membuat seseorang, terutama seorang perempuan / seorang ibu menjadi lebih malas untuk memasak di rumah.

Itulah #4 Dampak Negatif Junk Food dari Klik Sehat, semoga artikel ini dapat memberi wawasan kepada anda untuk lebih pintar memilih makanan yang bergizi bagi tubuh.

Bagikan artikel ini:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*